KEWIRAUSAHAAN
LAPORAN
HASIL OBSERVASI MANISAN REMPANG PALA
Disusun
oleh :
Sarah
Zafira Fasya
NIM
:
1630711024
Program
Studi Administrasi Publik Semester 3 A
Fakultas
Ilmu Administrasi dan Humaniora
Universitas
Muhammadiyah Sukabumi
2017/2018
Kata
Pengantar
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat
serta hidayah-Nya terutama nikmat kesempatan dan kesehatan sehingga penulis
dapat menyelesaikan Laporan Hasil Observasi Manisan Rempang Pala.
Hasil Observasi Manisan Rempang Pala merupakan salah satu
mata kuliah yang wajib ditempuh di salah satu Universitas Muhammadiyah
Sukabumi. Laporan Hasil Observasi Manisan Rempang Pala disusun sebagai salah
satu tugas mata kuliah Kewirausahaan. Selanjutnya penulis mengucapkan terima kasih
kepada Ibu Dine Meigawati, S.Sos., M.Si. selaku dosen pembimbing mata kuliah
Kewirausahaan yang telah memberikan bimbingan serta arahan selama penulisan
Laporan ini.
Akhirnya penulis menyadari bahwa banyak terdapat
kekurangan dalam penulisan laporan ini, maka dari itu penulis mengharapkan
kritik dan saran yang konstruktif dari para pembaca demi kesempurnaan makalah
ini.
Sukabumi, Oktober 2017
Sarah Zafira Fasya
i
Daftar
Isi
Kata Pengantar
Daftar
Isi
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1
latar Belakang
1.2
Rumusan
Masalah
1.3
Tujuan
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 Hasil
Pengamatan
2.2 Kekuatan Usaha
Manisan Rempang
Pala
2.3 Kelemahan Usaha
Manisan Rempang Pala
2.4 Peluang Usaha
Manisan Rempang
Pala
2.5 Ancama Usaha
Manisan Rempang Pala
2.6 Kendala Dalam
Usaha Manisan Rempang
Pala
2.7 Upaya Untuk
Menghadapi Kendala Usaha Manisa Rempang Pala
2.8 Faktor
Kesuksesan dan Kegagalan
BAB 3
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
3.2
Saran
DOKUMENTASI
BAB
1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Wirausaha merupakan suatu proses atau cara untuk
melakukan suatu usaha yang bertujuan untuk mendapatkan hasil atau keuntungan
yang diharapkan dengan cara memproduksi, menjual atau menyewakan suatu produk
barang atau jasa.
Salah satu contoh dalam berwirausaha yang saya ambil dari
hasil observasi adalah manisan rempang pala. Sebelum mengetahui usaha manisan
rempang pala, saya akan mengulas sedikit tentang pala. Pala adalah tumbuhan
berasal dari kepulauan Banda, Maluku. Tumbuhan yang lebih dikenal sebagai rempah-rempah.
Manfaat dari buah pala yaitu : menyegarkan tubuh, mengurangi gejala insomnia,
mengatasi maag dan mual serta memperlancar pencernaan menjadi alasan mengapa
buah pala harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Untuk sekarang, buah pala
tidak hanya dikenal sebagai bumbu masakan ternyata dapat diolah menjadi makanan
yang nikmat sehingga dapat dikonsumsi oleh kita.
Hasil observasi yang dilakukan oleh saya mengunjungi dan
wawancacaran di daerah Jl. Raya Cisaat, Kp Lebaksirna. Bu Mida Hamidah membuka
usaha di rumahnya. Salah satu usahanya adalah dengan menciptakan lapangan usaha
di sekitarnya. Sehingga usahanya yang digelutinya dari dulu sampai sekarang
bisa menghasilkan untung yang cukup lumayan.
1.2 Rumusan Masalah
1.
Mengetahui usaha manisan rempang pala.
2.
Apa saja analisis yang di gunakan untuk mengetahui usaha
manisan rempang pala.
3.
Bagaimana hasil observasi dalam usaha manisan rempang
pala.
1.3 Tujuan
1.
Ingin mengetahui usaha manisan rempang pala di sekitar
daerah tinggal saya.
2.
Memberitahu tentang akan dunia usaha dengan mengetahui
latar belakang usaha dari pengusaha-penguaha sukses.
3.
Mengetahui motivasi dari narasumber dalam mendirikan
usahanya.
4.
Mengetahui hasil observasi dari usaha manisan rempang
pala.
BAB
2
PEMBAHASAN
2.1 Hasil Pengamatan
Waktu wawancara :
Hari / tanggal : Selasa / 24
Oktober 2017.
Pukul : 15.00 – 15.30 WIB .
Lokasi wawancara : Jl. Raya
Cisaat, Kp. Lebaksirna, Kab. Sukabumi.
Usaha manisan rempang pala dirintis oleh ibu Mida Hamidah
sejak tahun 1983. Berawal dari suaminya yang dulu pernah membantu ibunya
membuat manisan sejak waktu remaja. Kira-kira suaminya tersebut membantu orang
tuanya membuat manisan rempang pala dan memasarkannya ke Cianjur. Ibu Mida
Hamidah ingin belajar dan mencoba belajar dari mertua suaminya. Sejak saat itu
Ibu Mida memulai usahanya saat menikah sekitar 35 tahun yang lalu. Memulai
usahanya itu saat, ibu Milda sudah bisa membuuat manisan buah pala. Beliau
awalnya membuka usaha di rumahnya sendiri dan di bantu oleh suaminya yang dulu
pernah membantu orang tua membuat rempang pala. Ibu Mida Hamidah memulai usaha
membuat manisan pala ini dengan modal Rp. 20.000.000,. Dengan usahanya dari
dulu hingga sekarang mampu mengembangkan usaha manisan buah palanya ini menjadi
usaha yang cukup maju.
Dengan memanfaatkan buah pala, usaha manisan rempang pala
ibu Mida ini telah mampu merambah pasar-pasar di daerah-daerah yang cukup
strategis. Pemasaran manisan ibu Midah seperti di Jakarta, Kalimantan, Cianjur,
dan di daerah sekitar rumahnya dan toko-toko yang mengetahui manisan rempang
pala.
Usaha pembuatan manisan buah pala ini awalnya memiliki
nama produk yaitu Segar Putra dari Halal dan PRT. Tetapi untuk saat ini kami
tidak memiliki nama produk, dimana tempat produksinya dilakukan di rumah ibu
Mida sendiri di Jalan Raya Cisaat, Lebaksirna, Sukabumi. Pembuatan manisan pala
ini dulu memiliki banyak pegawai yang bertugas mengupas aster. Tetapi pegawai
sekarang cuma ada 3 bersama ibu Mida. Untuk pekerjaan mengupas khusus astar
adalah ibu mida karena hanya beliau yang bisa mengupas astar dan sisanya
mengupas belimbing, gedang, cereme, malaka mereka bisa mengupas di bawa ke
rumah masing-masing. Untuk 2 orang mereka mengolah manisan pala dan pengemasan
manisan pala. Munurut ibu Mida dengan 3 pegawai itu sudah sangat cukup dan
membantu dalam usaha manisan rempang pala.
Ada beberapa hal yang diperlukan untuk membuka usaha
manisan rempang pala. Awal untuk membuka usaha manisan rempang pala di mulai
dari usaha diri sendiri. Memiliki keinginan untuk belajar dan membuka usaha
sendiri. Kemudian adanya modal dan memiliki koneksi yang luas. Dengan modal
kita bisa memulai dari bahan hingga peralatan yang akan digunakan untuk membuka
usaha ini. Menjaga kepercayaan orang lain dan mau belajar dari kegagalan dan
belajar dari oarang yang sudah sukses. Manisan rempanag ini memulai
pembuatannya dari jam 08.00 – 14.00 WIB. Usaha manisan buah rempang dilakukan
satu minggu sekali.
Pembuatan manisan buah pala ini masih dibuat dengan cara
tradisional, dengan mengandalkan keterampilan dan ketekunan. Alat dan bahan
yang digunakan untuk membuat pala yaitu ada buah pala, pisau, wadah plastik
untuk tempat penampungan, garam dan air. Proses pembuatan manisan rempang pala
ini yaitu pertama-tama buah pala yang masih ada kulitnya direndam dengan wadah
bak besar dengan air dan garam selama kurang lebih satu minggu, setelah itu
buah pala yang telah direndam itu di kupas kulitnya kemudian direndam lagi
dengan air dan garam, setelah itu buah pala di bentuk menjadi bunga dan biji
dari buah pala itu di ambil. Kemudian beri warna pada buah pala dan masukkan
buah pala tadi ke dalam wadah yang besar untuk di masak selama 1 jam yang di
dalamnya sudah ada gula dan pewarna. Aduk sampai 1 jam jangan sampai didiamkan.
Jika didiamkan maka hasilnya tidak akan bagus. Kemudian setelah di masak buah
pala, kemudian buah pala dikeringkan dalam oven besar selama satu hari satu
malam dengan ditaburi gula pasir sampai benar-benar meresap (sampai tiga kali
proses penaburan gula pasir). Kemudian taburi lagi dengan gula pasir sampai
benar-benar kering maksimal tiga hari di dalam oven sampai benar-benar kering.
2.2 Kekuatan Usaha Manisan Rempang Pala
A.
Dalam Aspek Pemodalan
Dalam proses pembuatan usaha ini memiliki modal
Rp.20.000.000,. modal tersebut di belikan membeli buah pala dan bahan baku
lainnya.
B.
Perhitungan Laba
Dalam perhiungsn laba per satu minngu mendapatkan Rp.
5.000.000., itu dapat pendapatan laba kotor. Belum termasuk bayar karyawan dan
lainnya. Dalam perhitun per bulan mendapatkan Rp. 20.000.000,. dan dalam
perhitungan per tahun mendapatkan Rp. 240.000.000., itu termasuk pendapatan
laba kotor.
C.
Perhitungan Pengeluaran
Dalam pergitungan pengeluaran kira-kira Rp. 10.000.000,.
dalam sekali produksi. Biasanya untuk membeli buah pala, belimbing pepaya,
gula, pewarna, garam, tabung gas dan sebagainya.
D.
Pendapaan Bersih
Ibu Mida dalam pendapatan bersih kira-kita dalam satu
minggu Rp. 1.500.000,. sudah termasuk pembayaran pegawai. Jika dihitung per
bulan ibu Mida mendapatkan sekitar Rp. 6.000.000,. dan jika dihitung per tahun
ibu Milda mendapatkan sekitar Rp. 72.000.000,.
Motivasi ibu Midah dalam berwirausaha manisan rempang
pala yaitu beliau ingin belajar membuat manisan rempang pala dari ibu
mertuanya. Beliau ingin merintis usaha manisan rempang pala ini karena waktu
dulu beliau melihat peluang yang waktu itu manisan pala belum banyak yang
memproduksi manisan pala. Kemudian untuk memenuhi hasil kebutuhan hidup dan
juga, selama beliau berwirausaha manisan rempang pala beliau bisa membeli rumah
dengan hasil jualan manisan rempang pada saat itu.
2.3 Kelemahan Usaha Manisan Rempang Pala
A.
Target
Dalam usaha manisan ini kelemahannya tidak memiliki
target yang pasti karena dalam usaha manisan rempang hanya memproduksi 1 minggu
sekali. Kemudian dalam pengeluaran dan pengiriman barang selama 2 minggu
sekali.
Dalam kelemahannya juga terdapat dari perputaran uang.
Jadi kita usaha ini tidak langsung mendapatkan hasil. Kita dapat menunggu
selama 2 minggu akan tetapi ada juga di transper dan uang langsung.
B.
Pemasaran
Dalam pemasaran terdapat kelemahan dimana kita sekarang
bersaing dengan pengusaha manisan rempang pala. Baik di sekitar lingkungan
maupun di daerah luar. Persaingan dalam pemasaran dapat berupa karena banyaknya
variasi nya dan lebih kreatif dalam pembuatan manisan rempang pala. Sehingga
kami kesulitan dalam pemasarannya karena persaingan antar usaha manisan yang
ada menjatuhkan harga dan juga banyaknya manisan dari luar daerah.
C.
Pemasalahan Pegawai
Dalam kepegawaian dari usaha manisan pala ini adalah
kurangnya pegawai untuk khusus mengupas aster. Karena waktu dulu banyak pegawai
yang bisa mengupas aster akan tetapi untuk sekarang pegawai yang dulu mengupas
aster sudah kerja. Mereka para pekerja pindah bekerja dipabrik. Kesulitan ibu
Mida yaitu mengupas aster, karena tidak banyak orang yang bisa mengupas aster
dan sangat sulit untuk mengupas aster.
D.
Teknologi yang Digunakan
Dalam teknologi untuk membuat manisan rempang pala masit
terbilang tradisional. Untuk alat-alat yang digunakan masih sederhana dan
terjangkau harganya.
E.
Biaya Produk
Biaya produk manisan rempang pala dibilang lumayan cukup
mahal. Berkisaran antara Rp. 13.000- 15.000., mahalnya manisan rempang pala ini
karena bahan baku yang semakin mahal. Sehingga yang membuat mahal bukan kita
yang ingin mengambil keuntungan yang lebih banyak tapi karena dari bahan
bakunya yang semakin mahal. Kemudian kita juga menghitung buat para pekerjanya
untuk mengajih dan ongkos mereka.
2.4 Peluang Usaha Manisan Rempang Pala
A.
Peluang dari usaha manisan
Dalam usaha manisan rempang pala buah pala ini memiliki
banyak manfaat dan buah ini di kenal dengan rempah-rempah. Sekarang bisa dibuat
dengan berbagai macam manisan rempang pala. Peluang dalam usaha ini karena
berdirinya usaha manisan rempang cukup
lama hingga bertahun-tahun maka peluangnya cukup tinggi dimulai dari pemasaran hingga hasil pendapatan yang sangat cukup. Selain itu juga sudah cukup terkenal dari dareah hingga sampai luar daerah.
B.
Macam-Macam Manisan Rempang Pala
Produk manisan rempang pala dapat dibuat dengan berbagai
macam-macam salah satunya manisan pala, manisan belimbing, manisan pala sisir,
manisan gedang, manisan cereme, dan manisan malaka
2.5 Ancaman Usaha Manisan Rempang Pala
Ancaman dalam usaha manisan rempang pala yaitu banyaknya
persaingan. Karena sekarang banyak memproduksi manisan pala. Kemudian dalam
harga manisan rempang pun sekarang banyak harga yang murah. Ancamannya ada rasa
takut para pembeli beralih ke produk manisan lain. Kemudian dalam harga
produksi pun mempengaruhi dalam usaha manisan rempang pala, sekarang banyak
manisan yang menjual manisan dengan harga yang sangat murah.
2.6 Kendala Dalam Usaha Manisan Rempang Pala
Kendala dalam usaha manisan rempang pala yaitu
memanajemen keuangan, bahan baku dan modal. Memanajemen keuangan harus melihat
pemasaran jika di musim buah manisan kurang minat. Sebab di musim buah banyak
orang memilih membeli buah-buahan ketimbang beli manisan sebab membeli buah
harganya lebih murah sedangkan manisan harganya lebih mahal. Jadi dalam
memanajeman keuangan kita mengurangi bahan pokonya yaitu buah pala. Yang awal
bisa 3 kuintal jika pemasaran minta banyak. Jika pemasaran minta sedikit maka
kita mengeluargan bahan baku hanya hanya 1,5 kuintal.
Kendala dari bahan baku bisa dari ladang buah pala tidak
memiliki stokan atau mengirim buah-buah manisan
rempang pala atau buah manisan yang lainnya.
Kendala dari modal ketika kadang sedang rame toko minta
barang harus ada. Sedangkan usaha manisan rempang pala modalnya berada di
barang atau perputaran barang. Jadi kita tidak memegang uang yang banyak.
2.7 Upaya Untuk Menghadapi Kendala Usaha Manisan Rempang
Pala
Upaya untuk menghadapi kendala usaha manisan pala. Kita
harus bisa mengatur dan memanajeman baik dari keuangan, modal dan bahan baku.
2.8 Faktor Kesuksesana dan kegagalan
Kesuksesan yang
dilakukan oleh usaha manisan rempang pala yaitu dilakukan oleh diri sendiri.
Dimulai dengan motivasi untuk belajar sehingga sampai bisa membuka usahanya
sendiri. Berawal kegiatan usaha melalui diri sendiri kemudian melalui kerja sama dengan
orang lain. Kemudian dengan
manajemen usaha yang baik, tepat dan realistis. Terus meningkatnya permintaan
barang dari pemasaran dan memiliki komitmen yang kuat untuk terus mengembangkan
usaha manisan rempang pala meskipun dengan persaingan semakin banyak. Butuh
inspirasi dan kreatifitas dalam usaha manisan rempang pala, agar tidak
tergeserkan oleh pesaing yang lainnya.
Kemudian dari kegagalan awal membuka usaha manisan
rempang pala ibu Mida takut akan usahanya gagal. Disisi lain ibu Mida pun
merasakan takut tersaingi dengan orang lain. Kegagalan bisa berada di tanggan
pemilik usaha itu sendiri. Ada wirausaha yang tidak mengembangkan diri sendiri
dan kurang tanggap terhadap adanya perubahan-perubahan perkembangan di dalam
masyarakat.
BAB
3
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dalam menjalankan suatu usaha yang terpenting adalah
tekad dan dari diri sendiri, keinginan untuk berusaha maju, dan kedisiplinan
dalam menjalankan suatu usaha. Usaha manisan rempang pala ini sudah menjalankan
hampir sekitar 35 tahun. Usaha manisan yang di lakukan ibu Mida masih berupa
home industri. Akan tetapi, usahanya manisan pala mendapatkan penghasilan yang
lumayan cukup.
3.2 Saran
Penyusunan hasil
laporan observasi ini memerlukan perbaikan dan kritikan serta saran yang sifat
membangun. Sehinnga pengusunan laporan observasi di masa mendatang akan lebih
baik lagi. Untuk itu penulis mohon saran dalam melengkapi laporan observasi.
Saran dari penulis semoga laporan obervasi ini sangat
bermanfaat terutama untuk kita sebagai mahasiswa. Sehingga kita bisa meniru dan
belajar dari wirausaha yang sedang merintis atau pun yang sedang mengembangkan
atau yang sudah sukses wirausahanya. Semoga kita bisa menjadi seorang wirausaha
atau pengusaha di waktu yang akan mendatang.









